RSS Feed

>7 Keajaiban Rejeki "yg masih bikin penasaran"

Posted on

>

Ini belum awal bulan, dan tentunya masih kosong pekerjaan yang ada di meja. Pada tepatnya karena memang ‘jualan setrumnya’ belum tutup buku untuk bulan ini.

Tadinya hari ini mau menghabiskan bukunya mas Ippho Santosa yang kurang 2 bab lagi setelah saya baca sejak kemaren sore. Tidak biasa sebenarnya saya tahan untuk baca di atas kendaraan, apalagi lebih dari 1 jam. Untuk novel bestseller internasional aja masih saja mampu membuat saya tidur dengan nyenyaknya di kendaraan. Tapi tidak untuk 7 Keajaiban Rejeki karya mas Ippho ini.

Awalnya memang saya sudah ngantuk, tapi karna posisinya ga bisa tidur di tempat umum.. (red: ruang tunggu), jadi saya mulai membaca 7KR yang niatnya dibaca besoknya aja di kos.
Dan hasilnya, bukan cuma bisa membunuh waktu dan menghilangkan kantuk saya, tapi juga membuat saya tak berpaling saat ada dua anak kecil dengan aksi lucunya di depan saya. Ehm, untuk anak kecil ini, biasanya mereka adalah penarik perhatian bagi saya.. Maklum, mom wanna be, kalo bahasannya twitter #momwannabe. hehehe.

Bahasa yang dipaparkan jauh dari kesan menggurui, namun seperti sahabat yang menasehati. Yang sangat saya sukai dari mas Ippho adalah caranya yang menyajikan dengan menghubungkan semuanya dengan nilai2 Islam, namun mencontohkannya dengan cara yang universal. Sungguh saya sangat terkesan..

Dan sekarang, masih kurang 2 bab lagi karna semalam memang sudah tepar. Tadinya berniat membacanya di kantor saat luang seperti ini, tapi termyata ga klupaan..hehehe.. Nah, makanya pengen buru2 pulang dan segera kembali melahap tiap katanya, mencerna jalan-jalan menuju keajaiban dengan otak kanan.

Beidewei soal otak kanan ini, seribu persen saya tidak pernah meragukannya. Bahkan bisa dibilang buku ini menguatkan perasaan saya selama ini. Yang saya sesalkan, kenapa ga dari dulu buku tersebut terbit… atau kenapa ndak dari dulu2 saya buat buku seperti itu, hehe,,,kalo yang ini semacam ngaco.

Nah, karna buku ini juga saya benar2 menuliskan impian2 saya dengan detail. Dasar otak kiri, masih saja mempengaruhi saya utk kmuadian membatin, “mungkin ga, ya..koq kayanya susah”. Tapi, dengan modal ‘berpura2 terjadi, maka dengan gagah akan saya tantang otak kiri saya dengan:”Bisa koq, ini mah kecil untuk Allah, harganya kan cuma seperti menjual komponen setetes embun pagi”.
Kenapa harus ribet, mulai aja dari sekarang, dan saya sedang mempraktekkannya, satu demi satu…

NExt, kita bahas di post lain utk ini..setelah 7 Keajaiban Rejeki, Marketing is Bullshit sudah menunggu di antrian belakangnya. Thx utk mas Ippho atas bacaan segarnya…yang menggugah kesadaran otak bawah sadar..

^^

About Orange

Istri dari suami yang super yang punya mimpi untuk PULANG dan menjadi pendamping hebat untuk suami. Masih punya cita2 untuk berkarya dirumah dengan menjadi ibu dari anak2 yang sholeh-sholehah. Namun, sekarang masih harus mengasah kesabaran untuk tetap belajar menjadi karyawan sebuah perusahaan dg jam kerja...Masyaallah...

2 responses »

  1. >ehem..dan ternyata setelah di tes (di buku 13 wasiat terlarang) .. dan ternyata hasilny … eng-ing-eng..bojoQ sing ayu dwe lebih cendreng mnggunakan otak kanan, dan syukur alhamdulilah ternyata dg bangga mengatakan "umi kan orang kanan" … i proud of U honey .. mmmwuachBismillah..dg keyakinan dan harapan kita akan masa depan yg lebih baek dan bisa meningkatkan serta menyempurnakan amalan ibadah qt yg hanya semata-mata mencari ridha dan barokah Allah SWT..amien

    Balas
  2. >ehm..ehm… im d'right person, sweetheart… Semoga Allah melancarkan niat kita.. amiin..

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: